Petunjuk Teknis Pelaksanaan KKN Program Reguler dan Non-Reguler STAIN SALATIGA TAHUN 2013

I.             PENDAHULUAN

Penyelenggaraan Program Kuliah Kerja Nyata bertolak pada landasan pemikiran bahwa STAIN Salatiga merupakan bagian dari masyarakat.  Eksistensi STAIN Salatiga diharapkan berada di tengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi milik masyarakat.

Sejalan dengan adanya dinamika masyarakat, maka pelaksanaan KKN disesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Begitupun demikian, keluasan kegiatan akan disesuaikan dengan tema yang digarap dalam pelaksanaan kegiatan KKN periode ini. Secara terperinci, petunjuk teknis pelaksanaan KKN ini memuat: (a) pendahuluan, (b) ketentuan umum KKN, (c) tema program dan daerah kerja, (d)  pengorganisasian (e) teknis pelaksanaan, (f) pendanaan, (g) penutup.

  1. II.           KETENTUAN UMUM
    1. Pengertian KKN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan belajar dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral.

  1. B.    Status

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di STAIN Salatiga merupakan salah satu mata kuliah intra kurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh  mahasiswa program S1 sebelum menyelesaikan studinya.

  1. Tujuan
    1. Melatih kemampuan mahasiswa untuk menerapkan teori dan informasi ilmu pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat.
    2. Mengembangkan pemikiran dan wawasan mahasiswa dalam memahami dan memecahkan masalah yang berkembang di masyarakat secara interdisipliner dan lintas sektoral.
    3. Menumbuhkan dan mematangkan jiwa pengabdian kepada masyarakat dan bertanggung jawab terhadap proses pembangunan dan masa depan bangsa, negara dan agama.
    4. Meningkatkan komunikasi timbal balik antara STAIN Salatiga dengan dengan pemerintah daerah dan masyarakat sehingga mahasiswa dapat lebih berperan dalam pembangunan sesuai dengan masalah yang berkembang di masyarakat.
    5. Beban Kredit

Beban kredit KKN adalah 4 SKS (Satuan Kredit Semester) terdiri dari: (1). Pembekalan, (2). Kegiatan lapangan selama 45 hari dan pelaporan hasil.

  1. Peserta KKN

Program kegiatan KKN diikuti oleh mahasiswa yang telah telah terdaftar pada semester dimana ia mengambil program KKN; telah memasukkan mata kuliah KKN dalam rencana studi pada semester dimana ia mengambil mata kuliah KKN.

  1. Pembimbingan KKN

Pembimbingan  Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN yang telah ditentukan. Pengangkatan DPL KKN ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua STAIN Salatiga.

  1. III.         TEMA, PROGRAM, DAN DAERAH KERJA KKN
    1. A.    Tema KKN

Tema pokok KKN adalah ”Pemberdayaan Masjid melalui peningkatan strategi dan mamajemen kelembagaan”. Setiap Kelompok peserta KKN diharapkan dapat membuat sub tema sesuai dengan kondisi unit sasaran program. Penetapan sub tema KKN oleh peserta KKN dilakukan melalui konsultasi kepada DPL masing-masing.

  1. B.    Program Kerja KKN

Program kerja KKN disusun dengan mempertimbangkan permasalahan, dan kebutuhan unit sasaran setempat serta disesuaikan dengan bidang keahlian mahasiswa. Mahasiswa diharapkan dapat membantu memecahkan persoalan di daerah kerja melalui pelaksanaan program kerja KKN yang telah ditetapkan.

Kerangka umum rincian program kerja KKN yang disarankan untuk diagendakan oleh mahasiswa, meliputi :

  1. Bidang Sektoral

1)    Sektoral Fisik

Bidang sektoral fisik ini berkaitan dengan kehidupan keagamaan umat Islam (pembenahan tempat ibadah, pembenahan sarana penunjang seperti buku-buku, kitab, alat shalat, dsb) dan kelembagaan pendidikan Islam  (Madin, MI, MTS, MA, TPA/TPQ, dan sebagainya).

2)    Sektoral non fisik

Bidang ini berkaitan dengan kehidupan keagamaan yang bersifat non fisik, antara lain meliputi :

a).  Bimbingan kehidupan  beragama

b).  Peningkatan pengalaman ubudiyah dan sosial keagamaan dalam kaitannya dengan pembangunan nasional.

c).  Membantu meningkatkan pelaksanaan program TPQ.

d). Membantu meningkatkan program kemasjidan.

e). Membantu meningkatkan kualitas MI.

f).  Penyuluhan tentang fenomena nikah dini

  1. Bidang Lintas Sektoral

1)    Lintas Sektoral Fisik.

Bidang ini meliputi sarana sosial yang diperlukan oleh masyarakat secara umum dan terbuka, seperti: pemasangan papan nama jalan, sarana air bersih, program pelistrikan, administrasi kelurahan, dan sebagainya.

2)    Lintas Sektoral Non Fisik.

Bidang ini mencakup semua bentuk penyuluhan dalam kehidupan masyarakat, misalnya: penyuluhan dan bimbingan berbangsa dan bernegara, penyuluhan pembangunan dan sebagainya.

  C.  Daerah Kerja KKN

Daerah kerja KKN  STAIN Salatiga adalah lokasi/tempat pelaksanaan KKN yang ditetapkan atas dasar pertimbangan panitia, unsur pimpinan kampus dan lembaga terkait lainnya. Daerah kerja KKN Reguler & Non Reguler Tahun 2013 adalah Kabupaten Magelang di  Kecamatan Grabag (Desa Tirto, Sambungrejo, Tlogorejo, Losari, Banyusari dan Grabag), dan Kecamatan Tegalrejo (Desa Sidorejo, Klopo, Mangunrejo, dan Donorojo).

  1. IV.          PENGORGANISASIAN KKN

Pengorganisasian KKN dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  (P3M) STAIN Salatiga. Realisasi kegiatannya meliputi: perencanaan, operasionalisasi lapangan dan pelaporan kegiatan KKN yang  dikoordinasikan dengan panitia pelaksana KKN STAIN.

Organisasi pelaksana KKN STAIN Salatiga terdiri dari dua komponen yaitu: (a). panitia pelaksana, dan (b). mahasiswa peserta KKN.

  1. 1.    Panitia Pelaksana

Untuk menjamin kelancaran dalam pelaksanaan kegiatan, dibentuk sebuah kepanitiaan dan satuan petugas lapangan dengan struktur berikut:

  1. Konsultan
  2. Supervisor
  3. Ketua Pelaksana
  4. Sekretaris
  5. Anggota
  6. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

Secara umum, masing-masing unsur yang terlibat dalam program KKN mempunyai tugas dan  tanggungjawab sebagai berikut:

  1. Konsultan

Konsultan adalah pembina yang bertugas sebagai pengarah  dan perumus kebijakan yang menjadi dasar pelaksanaan KKN oleh Panitia  Pelaksana KKN STAIN Salatiga.

  1. Supervisor

Supervisor adalah pembina yang bertugas mengadakan pengawasan lapangan secara periodik terhadap tugas Panitia Pelaksana ,DPL dan peserta KKN, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

  1. Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Anggota masing-masing unsur tersebut di atas merupakan unit pelaksana yang bertugas untuk mengelola teknik pelaksanaan KKN.
  2. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

Dosen Pembimbing Lapangan adalah satuan tugas yang memiliki   kewenangan dan tanggungjawab membimbing dan memonitor serta mengevaluasi kegiatan peserta KKN. Secara terperinci tugas Panitia Pelaksana DPL adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penjajakan lokasi guna menghimpun informasi mengenai potensi dan permasalahan.
  2. Menghadiri pembekalan KKN.
  3. Membantu memperlancar proses pendekatan sosial.
  4. Menegakkan disiplin mahasiswa pada saat pembekalan dan pelaksanaan program  di lapangan.
  5. Membimbing mahasiswa dalam menyusun program kerja dan pelaksanaannya di lapangan.
  6. Melaksanakan pemantauan kegiatan mahasiswa KKN di lokasi KKN.
  7. Melakukan penilaian terhadap prestasi mahasiswa selama pembekalan dan di lapangan.
  8. Memeriksa dan menilai laporan akhir KKN.
  9. Menyerahkan rekapitulasi nilai akhir mahasiswa kepada Ketua Panitia Pelaksana KKN STAIN Salatiga.
  10. 2.    Mahasiswa Peserta KKN

Mahasiswa peserta KKN merupakan unsur pelaksana program KKN di lapangan dengan kewajiban sebagai berikut:

  1. mengikuti kuliah pembekalan
  2. Melakukan penjajakan lokasi guna menghimpun informasi mengenai potensi dan permasalahan
  3. merencanakan dan melaksanakan program dengan mempertimbangkan kondisi riil obyek sasaran.
  4. membuat jadwal kegiatan harian
  5. membuat laporan pelaksanaan kegiatan KKN setiap unit kerja dimana mereka melaksanakan KKN.
  6. A.       Tata Tertib Bagi Mahasiswa Peserta KKN

V.       KETENTUAN KKN

Tata tertib Mahasiswa peserta KKN adalah sebagai berikut :

  1. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan harian yang telah diprogramkan oleh kelompok masing-masing.
  2. Mahasiswa diwajibkan saling membantu di antara sesama peserta dalam pelaksanaan program.
  3. Mahasiswa wajib menjaga nama baik Almamater.
  4. Mahasiswa wajib melakukan kegiatan sesuai program yang telah disetujui oleh DPL.
  5. Mahasiswa wajib membuat jadwal kegiatan harian dan melampirkannya dalam laporan pelaksanaan KKN.
  6. Mahasiswa wajib membuat laporan pelaksanaan KKN sesuai dengan ketentuan panitia.
  7. Mahasiswa tidak dibenarkan membuat stempel atas nama KKN.
    1. B.    Pelanggaran dan Sanksi
      1. Pelanggaran ringan, seperti: tidak membuat jadwal harian, tidak mengisi buku daftar hadir akan diberikan sanksi oleh DPL.
      2. Pelanggaran sedang, seperti: mengulang kesalahan yang sama tanpa alasan yang dapat diterima secara rasional akan diberikan peringatan keras oleh DPL
      3. Pelanggaran berat, seperti: tindakan kriminal dan atau pencemaran nama baik Almamater, digugurkan haknya sebagai peserta KKN.
      4. C.    Tahap-tahap Kegiatan
        1. 1.    Pembekalan Peserta KKN

Sebelum terjun  ke lapangan, mahasiswa peserta KKN memperoleh pembekalan berupa wawasan dan keterampilan praktis sesuai dengan kebutuhan. Pengelolaan pembekalan dilaksanakan di bawah koordinasi panitia pelaksana KKN.

Adapun unsur-unsur penunjang pembekalan terdiri dari :

  1.   Materi :

1)   Kebijakan Kuliah Kerja Nyata Program Reguler & Non Reguler STAIN Salatiga

2)   Peran KKN dalam pelaksanaan Kebijakan Pembangunan Daerah

3)   Deskripsi Peta Desa dan Masyarakat Lokasi KKN

4)   Strategi pemberdayaan Madrasah, Masjid, TPA/TPQ

5)   Manajemen Pemberdayaan Kelembagaan Pendidikan Islam

6)   Ketrampilan Ibadah Praktis

7)   Penyusunan, pelaksanaan dan pelaporan program kerja KKN

 

  1.   Rapat Kerja Dosen Pembekalan KKN

Rapat kerja dosen pembekalan KKN diselenggarakan oleh P3M STAIN Salatiga untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kuliah pembekalan KKN.

  1.   Pelaksanaan Kuliah Pembekalan

Pelaksanaan kuliah pembekalan dilakukan di kampus STAIN Salatiga, sebelum pelepasan peserta KKN. Materi pembekalan sebagaimana tersebut di atas.

  1. 2.    Kegiatan Lapangan dan Pembimbingan
    1.   Pelepasan mahasiswa

Pelepasan mahasiswa KKN dilaksanakan di kampus STAIN Salatiga oleh Ketua STAIN Salatiga.

  1.   Pelaksanaan Program

Dengan didasari konsultasi, kerjasama, dan musyawarah antara mahasiswa peserta KKN dan aparat pemerintahan desa/kelurahan, selambat-lambatnya setelah empat hari pertama dapat melaksanakan program yang direncanakan.

  1.  Supervisi

Supervisi KKN dilaksanakan oleh supervisor kepada peserta KKN dalam bentuk kunjungan supervisi di lapangan/lokasi KKN. Ketentuan  pelaksanaannya diatur oleh panitia, baik tim supervisor, panitia maupun waktu kunjungan.

  1.   Penulisan Laporan

Laporan dibuat oleh peserta KKN dalam setiap unit kerja. Draft laporan dan ringkasan sebaiknya telah disusun selama pelaksanaan KKN dan disampaikan kepada DPL untuk dikoreksi. Bentuk dan format laporan KKN dibuat sebagai berikut:

(1)   Sampul laporan dibuat berwarna biru laut.

(2)   Format tulisan sampul luar dan outline laporan, mengikuti petunjuk yang ditetapkan.

(3)   Laporan diketik satu setengah spasi di atas kertas kuarto, dijilid dan dicetak.

(4)   Ringkasan adalah ikhtisar atau intisari dari laporan KKN, berisi tentang analisis potensi dan masalah yang dihadapi; tujuan KKN; metode pendekatan; hasil-hasil yang dicapai; hambatan yang dihadapi; kesimpulan dan saran. Ringkasan diketik satu spasi maksimal dua halaman, diletakkan di halaman paling depan pada laporan KKN.

  1. 3.    Penyampaian Laporan dan Evaluasi

Laporan KKN dibuat dalam bentuk laporan kelompok. Laporan diketik ukuran 2 spasi kuarto, sebanyak dua eksemplar, diserahkan kepada  DPL masing-masing untuk selanjutnya diserahkan kepada Panitia. Format isi laporan menyesuaikan ketentuan yang ada (lihat: materi pembekalan KKN ).

Evaluasi KKN dilaksanakan oleh DPL masing-masing pada hari yang telah ditentukan. Nilai akhir mahasiswa peserta KKN dihitung dari komponen nilai pembekalan, praktek di lapangan dan laporan KKN. Penentuan nilai akhir KKN ditetapkan oleh Panitia Pelaksana KKN STAIN Salatiga.

  1. VI.        PENDANAAN KKN
    1. Sumber Dana

Dana KKN dapat diperoleh dari beberapa sumber, yakni:

  1. Dipa STAIN Salatiga
  2. Mahasiswa peserta KKN.
  3. Sumber-sumber lainnya yang tidak mengikat.
  4. Pengelolaan Dana KKN

Pengelolaan dana operasional KKN dilakukan secara terpusat oleh panitia pelaksana dan akan dipertanggungjawabkan kepada Ketua STAIN Salatiga.

VII.        PENUTUP

Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata STAIN Salatiga ini akan disampaikan dalam ketentuan tersendiri.

Salatiga, 11 Maret 2013

a.n Kepala P3M,

 

 

 

Jaka Siswanta, M.Pd.

NIP. 19710219 200003 1 002

Lampiran 1:

 DAFTAR NAMA PESERTA KKN,DOSEN PEMBIMBING DAN LOKASI KKN

STAIN SALATIGA PROGRAM S.1 REGULER DAN NON REGULER

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2012/2013

 NO

NAMA

N I M

KLP

LOKASI KKN

D P L

DUSUN

DESA

1  

I

     
2  

     
3  

     
4  

     
5  

     
6  

     
7  

II

     
8  

     
9  

     
10  

     
11  

     
12  

     
13  

III

     
14  

     
15  

     
16  

     
17  

     
18  

     
19  

     
20  

IV

     
21  

     
22  

     
23  

     
24  

     
25  

     
26  

     
27  

V

     
28  

     
29  

     
30  

     
31  

     
32  

     
33  

     

 

Lampiran 2:

DAFTAR NAMA KONSULTAN, SUPERVISORKKN SEMESTER GENAP

TAHUN 2012/2013 STAIN SALATIGA

 

NO  

NAMA / NIP

JABATAN

DINAS

PANITIA

1

    Konsultan

2.

    Konsultan

3.

    Konsultan

4.

    Konsultan

5.

    Konsultan

6.

    Konsultan

7.

    Konsultan

8.

    Supervisor

9.

    Supervisor

10.

    Supervisor

11.

    Supervisor

12.

    Supervisor

13.

    Supervisor

14.

    Supervisor

15.

    Supervisor

16.

    Supervisor

Leave a reply